Sinergitas KI Pusat dan Media Massa Perlu Terus Ditingkatkan

Jakarta, Pripos.id (28/07/2020) – Komisi Informasi Pusat (KI Pusat) menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema “Monev Dari Perspektif Media”. FGD di gelar di Kantor KI Pusat kawasan Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Selasa (28/07/2020).

Hadir sebagai pembuka kegiatan FGD, Ketua KI Pusat, Gede Narayana dan Sekretaris KI Pusat MH Munzaer. Kegiatan FGD ini hadir sebagai narasumber Ketua Bidang Kelembagaan Komisioner KI Pusat Cecep Suryadi serta koordinator E-Monev KI Pusat dengan materi: “Monev KI Pusat Bantuan Badan Publik Laksanakan Keterbukaan Informasi”. Dari perwakilan dan organisasi media massa, sebagai Narasumber Ketua AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Abdul Manan dengan tema “Pandangan AJI terhadap Keterbukaan Informasi di Badan Publik” dan Pemimpin Redaksi (Pimred) Harian Seputar Indonesia (Sindo) Djaka Susila dengan tema dalam pelaksanaan Monev KI Pusat ”yang dimoderatori Komisioner KI Pusat Muhammad Syahyan. FGD juga dihadiri Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI).

Ketua KI Pusat, Gede Narayana saat membuka kegiatan FGD ini menyampaikan tentang sinergi KI Pusat dan media massa perlu terus dilakukan, baik selama pelaksanaan E-monev 2020, maupun setelahnya. “Peran media massa yang sangat besar dalam penyampaian informasi kepada masyarakat sehingga dapat mendorong badan publik untuk meningkatkan keterbukaan informasi masyarakat secara luas,” kata Gede

Gede Narayana berharap media massa dapat memotivasi Badan Publik untuk membuka keterbukaan informasi publik di tanah air, sementara KI Pusat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan E-Monev guna mengukur tingkat pencapaian Badan Publik yang membuka keterbukaan informasi publik. “Harus disetujui karena adanya keterbukaan informasi publik maka dapat dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kelembagaan KI Pusat Cecep Suryadi yang sekaligus Koordinator E-Monev mengatakan melakukan Monev kali ini yang diberikan berdasarkan elektronik guna menjamin akuntabilitas dan menerjemahkan pelaksanaan E-Monev. “KI Pusat memperoleh tujuh kategori BP yang telah mendapatkan sosialisasi E-Monev sebanyak 34 BP Kementerian dan 46 LN-LPNK (Lembaga Negara-Lembaga Pemerintah Non Kementerian) serta 34 LNS (Lembaga Non Struktural) pada hari pertama. Sebanyak 85 BP PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dan 105 BUMN (Badan Usaha Milik Negara) serta 9 BP Partai Politik (Parpol), ”ungkapnya.

Sementara Ketua AJI Abdul Manan menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melakukan kegiatan yang mirip dengan Monev KI Pusat disebut Menguji Implementasi Keterbukaan Informasi terhadap 12 Badan Publik pusat dan daerah. “AJI setuju dengan kontribusi lembaga (Free Press Unlimited dan DW Akademie) menyetujui penerapan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada 2019 yang lalu,” jelas Manan.

Ia mengataan penelitian menggunakan metode yang dirancang oleh Freedom of Information Advocates Network
(FOIAnet), tiga komponen yang membahas adalah Informasi yang disetujui secara proaktif, Tindakan yang dilakukan lembaga publik dalam mendukung keterbukaan informasi publik, dan Respon atas permintaan informasi oleh publik. ”Kami ingin memastikan benar informasi yang disediakan BP benar-benar dapat diakses dengan mudah, ”katanya lagi.

Demikian Pemred Harian Sindo Djaka Susila menyampakan komunikasi intensif dengan media massa agar E-Monev KI Pusat dapat terpublikasi dengan baik. Untuk itu, ia meminta agar KI Pusat harus dikritik oleh media massa, tidak bisa berharap hanya untuk memberitakan yang baik-baik saja karena kritik dapat meningkatkan kinerja KI Pusat.

Ketua PSI KI Pusat Arif Adi Kuswardono meminta izin meminta keterbukaan informasi publik pada jeli ini. “Setiap rencana yang akan dibuat Badan Publik dapat menginformasikan informasi, pelaporan dapat membantu ini untuk memperoleh informasi yang sangat berguna untuk pelaporan berita maupun pelaporan hari ini, tidak perlu dipaksakan meminta informasi untuk hardnews karena terbentur penyediaan informasi,” katanya.(nor)

Categories: Artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.

corona covid 19 cialis https://academicjournals.org/js/ckfinder/ckfinder.html https://www.e-act.nl/admin/img/0/novagra-turkiye-satis-sitesi.pdf https://catholicculture.org/userfiles/files/novagra-satin-al.pdf https://egeduyuru.ege.edu.tr/dosyalar/novagra-nedir.pdf pendik escort
Pripos.id