Tanggap Cepat (Tancap) Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi Terapkan Model ATENSI-Lansia Kit Berbasis Dukungan Keluarga

 

SIAK, RIAU, PRIPOS.ID (12/01/2021) – Kementerian Sosial melalui Tanggap Cepat (Tancap) Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi menindaklanjuti aduan masyarakat di wilayah jangkauan seluas Pulau Sumatera dan Pulau Jawa sebanyak 16 Provinsi. Upaya ini dilakukan dengan mencoba salah satu model Layanan ATENSI dalam bentuk Lansia Kit Berbasis Dukungan Keluarga.

Untuk memperkuat peran keluarga baik keluarga inti maupun keluarga pengganti dalam memberikan layanan kepada lanjut usia, maka bantuan Lansia Kit yang merupakan paket bantuan kepada lanjut usia diwujudkan dalam bentuk bantuan modal usaha bagi keluarga yang merawat lansia.

Bantuan stimulan usaha dukungan keluarga ini diharapkan agar hasil usaha keluarga dapat digunakan untuk memberikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia yang tinggal bersama keluarganya.

”Saya berharap meski nilainya tak seberapa namun dengan model pemberdayaan keluarga lansia, proses asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) lanjut usia berbasis keluarga ini dapat berlangsung terus menerus sebagai idaman lanjut usia lebih utama tinggal bersama keluarga. Demikian juga model ini dapat mendekatkan lansia berada ditengah keluarganya dapat merasakan terlayani dengan baik.” Ungkap Pujiyanto Kepala Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi.

”Namun demikian Budhi Dharma tidak bergerak sendiri, melainkan Balai berupaya menggerakkan semua unsur untuk bekerjasama dan bersinergi dalam memperhatikan lanjut usia. Salah satunya dengan menginisiasi kerjasama Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi dan Balai Anak Rumbai Pekanbaru yang juga milik Kemensos RI.” Beber Puji

Selain itu Balai Budhi Dharma juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Siak Provinsi Riau untuk melakukan penanganan lansia di wilayah kerjanya. Salah satu yg dibantukan oleh dinas sosial setempat dengan memberikan kursi roda bagi lansia.

Tak tinggal diam pula Balai libatkan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) Fajar Amanah untuk mengambil peran dalam melakukan pendampingan lebih lanjut sebagai lansia binaan di lembaganya.

“Kami sebagai satu-satunya LKS-LU di Siak mohon arahan dan bimbingan dari Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi dalam membina lansia.” Harap Bakri ketua LKSLU Fajar Amanah Bakri

Nenek Ramlah (65 tahun) pernah mengalami stroke pada tahun 2010 lalu. Saat ini Nenek Ramlah tidak bisa berjalan dalam keadaan normal karena kondisi mata yang telah rabun akibat penyakit gula dan katarak. Kini juga sudah pikun dan sulit berbicara

Bersama anaknya Nek Ramlah tinggal di petakan kontrakan di Jl. Raya Pertamina, RT/RW,06/02, Dusun Sialang Tumbang, Desa Pangkalan Pisang, Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Kondisi ekonomi keluarga dicukupinya dengan jualan jajanan anak termasuk dalam memenuhi kebutuhan nek Ramlah, namun belum mencukupi juga.
“Saya berharap mendapat bantuan kursi roda, untuk membantu dan mempermudah ibu saya Ramlah untuk melakukan kegiatan di dalam maupun di luar rumah.” Ungkap Devika anak Ramlah

“Alhamdulillah harapan kami terwujud dan terimakasih Kementerian Sosial melalui Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi telah memberikan bantuan modal usaha dan melalui Balai Anak Rumbai juga memberikan bantuan Nutrisi. Terimakasih juga Dinas Sosial telah membantu mamak saya kursi roda.

“Kami mewakili Kementerian Sosial yg berada di wilayah Riau bersinergi dengan bebagai pihak untuk menangani masalah sosial yang muncul di masyarakat, karena itu kami pun berharap pemerintah desa juga lebih mendorong masyarakat setempat untuk meningkatkan kepedulian sosial di sekitarnya sehingga masalah sosial segera tertangani dengan baik.” ungkap Subarkah Kepala Balai Anak Rumbai.

Dinsos Kabupaten Siak yang diwakili oleh Kabid Rehsos Ratna Wilis dan Kasie Anak dan Lansia setelah menyerahkan bantuan kursi roda modern dapat digunakan untuk rebahan, bertekad lebih meningkatkan layanan diwilayahnya dan berjanji tahun ini akan mengusulkan Nenek Ramlah untuk mendapatkan bantuan asistensi lanjut usia (aslut).

Kades Pangkalan Pisang Budiyanto menyatakan terimakasih atas tanggap cepat Kemensos melalui Balai Lansia Budhi Dharma dan Balai Anak Rumbai serta Dinas Sosial.

”Kami akan tingkatkan kepedulian kepedulian masyarakat desa kami agar masalah-masalah sosial segera tertangani dengan baik.” Imbuh Budi

Tak berhenti sampai di penyerahan bantuan dengan uang tunai, setelah penyuluh sosial Balai Budhi Dharma Bekasi Triyatni, memberikan penjelasan tentang Balai dan memotivasi lanjut usia tetap semangat mengisi hari tua dan keluarga tetap semangat merawat lansia, berlanjutlah mengarahkan dan mendampingi langsung Devika untuk berbelanja langsung kebutuhan kasur bagi lansia, etalase untuk tempat jualan dan barang dagangan kebutuhan sehari-hari yang akan dijualnya.

”Sekali lagi terimakasih Kemensos sudah membantu kami untuk yang membutuhkan.” pungkas Devi. (nor)

Categories: Berita Daerah

Leave A Reply

Your email address will not be published.

corona covid 19 cialis https://academicjournals.org/js/ckfinder/ckfinder.html https://www.e-act.nl/admin/img/0/novagra-turkiye-satis-sitesi.pdf https://catholicculture.org/userfiles/files/novagra-satin-al.pdf https://egeduyuru.ege.edu.tr/dosyalar/novagra-nedir.pdf pendik escort
Pripos.id