Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para peserta berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola sumber daya alam. Tim PKM Unisba juga mempresentasikan berbagai inovasi pertanian yang dapat diterapkan di Desa Mandalamekar, seperti penanaman pohon tahunan di bagian pinggir teras atau lereng untuk memperkuat struktur tanah (misalnya pohon buah-buahan, kayu-kayuan, bambu, atau kopi), serta tanaman semusim di bagian datar untuk hasil pangan jangka pendek (seperti jagung, kacang tanah, dan sayuran). Selain itu, diperkenalkan juga tanaman penutup tanah seperti Calopogonium atau Mucuna yang bermanfaat untuk menekan gulma dan memperbaiki kualitas tanah. Inovasi lainnya adalah pembuatan bench terrace (teras bangku) untuk meminimalkan potensi erosi di lahan miring.
Di sisi lain, topik mengenai ekowisata ramah lingkungan juga menjadi pembahasan penting. Disampaikan sejumlah ide inovatif seperti pengembangan wisata pertanian, wisata kuliner tradisional, wisata edukasi kompos, wisata kerajinan tangan, serta pendirian galeri produk daur ulang. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Mandalamekar dan menjadi langkah awal menuju kawasan pertanian dan ekowisata yang berkelanjutan di wilayah Bandung Utara.