Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Citaman, Yayan Heryana, yang menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan pendampingan dari UNISBA. Menurutnya, program ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia di desa, khususnya dalam mengembangkan potensi komunitas arsitek desa agar mampu menghasilkan karya yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung pembangunan desa.
Pelaksanaan pendampingan turut dihadiri secara lengkap oleh tim PKM Unisba yang terdiri atas Weishaguna, S.T., M.M., Dr. Erhamwilda, Dra., M.Pd., serta mahasiswa Saeful Hidayat dan Asti Fitriyanti. Sinergi antara dosen, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Unisba tidak hanya mentransfer teknologi desain kepada masyarakat tetapi juga membangun kapasitas kewirausahaan sehingga hasil karya komunitas dapat berkembang menjadi layanan profesional yang memiliki daya saing dan berdampak nyata. Diharapkan, Komunitas Arsitek Desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif desa melalui jasa perencanaan dan desain yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi pembangunan masyarakat di Kabupaten Bandung.(askur/nmn)***


