Ia menjelaskan bahwa Unisba saat ini juga tengah bersinergi dengan Kemendikbudristek untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah melalui inovasi Reaktor Plasma Dingin, turunan dari insinerator yang dikembangkan dengan teknologi digitalisasi. Teknologi ini mampu membakar sampah tanpa menghasilkan emisi gas buang yang mencemari lingkungan.
“Gayung bersambut dari BNI dengan hadirnya para eksekutif seniornya. Kita coba kolaborasikan dengan potensi yang ada di Unisba untuk mewujudkan simbiosis mutualisme,” tambahnya.
“Sebelumnya kami juga telah bekerja sama dengan beberapa mitra perbankan seperti BSI, Muamalat, dan BJB. Melalui kolaborasi ini, kami berharap sumber daya dari berbagai mitra bisa dioptimalkan untuk pengembangan kampus,” lanjutnya.
Kerja sama antara Unisba dan BNI ini juga diharapkan menjadi bagian dari program pemanfaatan dana CSR yang digagas oleh LLDIKTI Wilayah IV bersama Kemendikbudristek, di mana Unisba berperan aktif dalam kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.