“Kami sangat mengharapkan dengan adanya benchmarking ini, upaya percepatan transformasi di perguruan tinggi masing-masing dapat segera terwujud,” ujarnya.
Ia juga menilai Unisba sebagai salah satu perguruan tinggi yang layak menjadi rujukan. “Kami akui bersama bahwa Unisba ini salah satu perguruan tinggi di Indonesia. Sehingga sangat wajar ketika melakukan benchmarking di Jawa Barat, pilihan kami adalah Universitas Islam Bandung,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan pertukaran wawasan tetapi juga memperkuat kerja sama antarlembaga.
“Harapan kami, kami mendapatkan insight dan best practice yang dapat diaplikasikan di perguruan tinggi masing-masing. Dan yang paling pokok adalah terbentuknya kerja sama atau kolaborasi antara perguruan tinggi wilayah IX dengan Unisba,” tambahnya.
Sesi sharing session menghadirkan sejumlah narasumber dari jajaran pimpinan Unisba, antara lain Rektor Unisba, Wakil Rektor Bidang Belmawa Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Umum, dan Keuangan Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., Sekretaris Badan Pengurus Yayasan Unisba Dr. Asep Ramdan Hidayat, Drs., M.Si., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., serta Sekretaris Badan Penjaminan Mutu (BPM) Dr. Ir. Reni Amaranti, S.T., M.T., IPM.


