“Kebanyakan teman-teman aktivis, dia tidak terlalu catch up dengan akademiknya. Akademiknya dia nggak strong. Sebaliknya anak yang akademiknya strong dia tidak ingin menjadi aktivis. Padahal dua-duanya perlu. Nah, ini yang kita ingin sebenarnya jaring ya dari FLC. Kita ingin menstimulus, kita ingin menyiapkan sejak dini paradigma-paradigma Sehingga teman-teman mahasiswa itu betul-betul punya bayangan,” ujar Menteri Brian.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Brian mengaitkan visi kepemimpinan generasi muda, dengan rasa bangga nasional, yang diibaratkan dengan “Merah Putih Sejajar”.
“Bagaimana supaya sejajar? Sejak dulu saya bayangkan yang namanya Merah Putih Sejajar itu adalah ketika kita pergi ke kota-kota besar maka berkibar merah putih dari produk-produknya,” terang Menteri Brian.
Semua itu bisa terjadi kalau anak muda punya keinginan menjadi pemimpin, dengan visi yang besar. Bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga global.


