Unisba Mulai Vaksinasi Covid-19 bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID (8/04/2021) – Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi dosen dan tenaga kependidikan. Vaksinasi bagi sivitas akademika Unisba tahap pertama diselenggarakan selama dua hari kerja, Kamis-Jum’at ( 7-8/4). Sementara vaksinasi tahap kedua diselenggarakan selama dua hari, Kamis-Jumat ( 6-7/5).

Kepala UPT Pelayanan Kesehatan Klinik Unisba, dr. Fajar Awalia Yulianto mengatakan, Unisba telah dipercaya menjadi sentra vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang sudah dimulai sejak Januari 2021. Unisba menargetkan bisa memvaksin tenaga dosen dan tenaga kependidikan sebanyak 780 orang.

“Unisba telah bekerja sama dengan Dinkes Kota Bandung dan menjadi center untuk penyelenggaraan vaksin dari mulai tenaga kesehatan dan lansia. Pada vaksinasi tahap pertama ini, waktu pelaksanaannya dibagi menjadi dua hari, 400 orang di hari pertama dan sisanya di hari kedua,” ujarnya.

Fajar mengatakan, dalam proses vaksinasi, Unisba tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain waktu kedatangan setiap civitas akademika diatur sesuai jadwal, lokasi pelaksanaan vaksinasi juga dibagi menajdi dua ruangan, yaitu di Aula Utama dan Student Center Unisba sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Sementara itu, Warek II Unisba, Prof. Dr. Atih Rohaeti Dariah mengaku bersyukur karena Unisba mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan vakinasi secara mandiri. Menurutnya, hal ini merupakan anugerah karena tidak semua instansi diberikan kesempatan untuk melaksanakan vaksinasi bagi pegawainya sendiri.

“Alhamdulillah kita bisa divaksin lebih nyaman di rumah kita tercinta ini. Kita panjatkan puji syukur bisa jadi bagian yang didahulukan, ini adalah anugerah dari Allah yang patut kita syukuri. Semoga setelah melaksanakan vaksin imun meningkat sehingga seluruh sivitas akademika bisa beraktivitas lebih produktif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Eka An Aqimuddin, salah satu dosen yang sudah merasakan disuntik vaksin Covid-19 pun menceritakan pengalamannya. Dosen Fakultas Hukum ini mengaku lebih tenang usai menjalani proses vaksinasi karena merasa lebih terproteksi dari penyebaran virus Covid-19.

“Vaksinasi ini merupakan salah satu langkah pencegahan Covid-19. Saat Unisba mengumumkan ada vaksinasi bersama tentu saja saya sangat senang. Kita harapkan secara bertahap semua masyarakat bisa melaksanakan vaksinasi ini agar perkuliahan secara offline bisa diselenggarakan kembali secara aman,” ungkapnya.(ask/png)

Categories: Berita Daerah,Iptekni,Olahraga Kesehatan

Leave A Reply

Your email address will not be published.