Rektor menekankan bahwa Pesantren Calon Sarjana merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri memasuki fase baru sebagai lulusan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menunjukkan sikap dan perilaku sebagai Insan 3M, yaitu Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid, yang menjadi karakter lulusan Unisba.
Lebih lanjut, rektor menjelaskan bahwa tujuan pembinaan melalui pesantren tidak hanya bersifat konseptual tetapi juga aplikatif dan terukur, antara lain melalui penguatan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid serta pembentukan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Ia mengingatkan bahwa perubahan ke arah yang lebih baik hanya dapat terwujud apabila dimulai dari kesadaran dan komitmen individu, sebagaimana tertuang dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11.


