Meski menjadi yang termuda di antara teman-teman seangkatannya, Wisaam mengaku siap beradaptasi. Ia pun sempat aktif di bidang olahraga, khususnya taekwondo, bahkan pernah mengikuti kejuaraan nasional saat masih duduk di bangku SD.
Soal rencana berorganisasi, Wisaam masih menimbang. “Pengen ikut himpunan, tapi lihat dulu kondisi kuliah. Takutnya tidak bisa membagi waktu dengan tugas kuliah,” katanya.
Target akademiknya cukup ambisius. Ia bercita-cita lulus dalam waktu empat tahun dengan IPK sempurna. “Orang tua selalu mendukung, yang penting kuliah bagus dan belajar. Jadi sekarang fokus saya membedakan waktu antara kuliah dan belajar,” tuturnya.
Ke depan, Wisaam berencana tetap merantau setelah lulus untuk mencari pengalaman kerja di berbagai daerah. Dengan semangat mudanya, ia berharap bisa membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi.(ask/png)


