Materi Mendalam hingga Praktik Hands-On
Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Muhammad Yusuf, Ph.D., Ketua Program Studi Departemen Kimia FMIPA sekaligus peneliti di Pusat Riset Bioteknologi Molekular dan Bioinformatika Universitas Padjadjaran Bandung. Ia menguraikan konsep dasar serta strategi penerapan in silico dalam penemuan obat, identifikasi biomarker, dan integrasi data molekuler dalam penelitian biomedis.
Hari kedua, Minggu, 22 Februari 2026, difokuskan pada sesi praktik (hands-on). Peserta memperoleh pendampingan langsung dalam Workflow Docking for Drug Discovery from Natural Products, praktik Molecular Docking, serta analisis interaksi ligan–reseptor. Sesi ini dipandu oleh Fauzian Giansyah, M.Biotek., bersama tiga asisten.
Dalam sesi praktik tersebut, peserta tidak hanya mempelajari tahapan teknis molecular docking, tetapi juga menerapkannya pada topik penelitian masing-masing. Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah simulasi Molecular Dynamics untuk mengoptimalkan profil ADMET berdasarkan hasil analisis LC-MS tanaman obat yang sedang diteliti. Pendekatan ini menunjukkan pentingnya integrasi data eksperimental dan komputasi dalam meningkatkan validitas serta efisiensi penelitian biomedis.
Di akhir kegiatan, peserta menyampaikan bahwa workshop ini memberikan wawasan dan keterampilan penting terkait peran pendekatan in silico dalam penelitian biomedis. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, sekaligus memperkuat kolaborasi riset antar institusi.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, PSMIK FK Unisba menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan dan penelitian berbasis teknologi komputasi serta memperluas jejaring kolaborasi strategis demi kemajuan ilmu kedokteran dan biomedis di Indonesia.(ask/png)***


