Ketua Program Studi Doktor Manajemen, Prof. Dr. Tasya Aspiranti, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa tema seminar ini tergolong langka dibahas dalam forum publik. Menurutnya, selama ini logistics management dan human resource management sering dianggap sebagai dua bidang yang terpisah, padahal dalam praktiknya keduanya merupakan inti manajemen yang saling memengaruhi dan perlu bersinergi, terutama dalam konteks organisasi kesehatan. “Selama ini, logistics management dan human resource management seolah merupakan dua core yang berbeda. Padahal, dalam praktiknya keduanya adalah inti manajemen yang harus saling bersinergi. Jarangnya kedua core ini dibahas dalam satu konteks membuat topik ini menjadi sangat penting untuk diangkat, justru karena kelangkaannya.,” ujarnya.
Seminar ini dirancang untuk memberi dampak berlapis. “Dalam jangka pendek, kami ingin memperkaya wawasan peserta, khususnya mahasiswa Magister dan Doktor Manajemen tentang manajemen logistik dan manajemen SDM di sektor kesehatan, bukan hanya dari perspektif akademik tetapi langsung dari pengalaman praktisi. Ke depan, terjalinnya kolaborasi yang erat antara akademisi dan praktisi, juga antarlembaga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu yang dibidik adalah kemitraan dengan National University of Singapore (NUS), sebuah universitas kelas dunia yang sejalan dengan semangat kami. Dan dalam jangka panjang, semua ini adalah bagian dari langkah nyata mewujudkan visi Unisba go to SIA 2030, menjadi universitas bereputasi internasional dengan program studi yang aktif menghadirkan kegiatan berstandar global,” ungkap Tasya.