Kolaborasi juga terjalin dengan Kementerian Ketenagakerjaan, khususnya dalam penyelenggaraan berbagai workshop terkait penempatan tenaga kerja luar negeri. Ia juga terlibat dalam penulisan buku yang diterbitkan untuk memperingati 50 tahun kerja sama Indonesia dan Korea Selatan.
Selain itu, bersama para purna pekerja migran di sektor kelautan dan perikanan, ia turut menginisiasi pendirian pusat pelatihan bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di Korea Selatan. Hingga kini, program tersebut telah berhasil mengirim ratusan tenaga kerja ke negara tersebut.
Bagi Sri Suwarsi, jabatan Guru Besar memiliki makna yang mendalam, baik secara personal maupun akademik. Secara pribadi, ia memandang gelar tersebut sebagai anugerah yang harus disyukuri dengan cara memberikan teladan, tetap rendah hati, serta meningkatkan kontribusi bagi institusi dan masyarakat luas.