Senada dengan hal tersebut, perwakilan penyelenggara, Johan Arifin, SIP.,MA memberikan wejangan teknis sekaligus motivasi kepada para peserta. Ia mengingatkan bahwa SKK skema fresh graduate jenjang 7 memiliki karakteristik khusus.
“SKK yang kalian peroleh hari ini memiliki masa aktif selama satu tahun. Ini adalah stimulan. Kami berharap, dengan ‘senjata’ ini, kalian menjadi lebih percaya diri saat melamar pekerjaan. Targetnya jelas: dalam waktu kurang dari satu tahun, kalian harus sudah terserap di dunia kerja, baik itu di instansi pemerintah maupun swasta,” ujar Johan.
Kekurangan Tenaga Ahli Perencanaan Bersertifikat
Perwakilan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat, Asep Kurniawan ST menyoroti aspek makro dari kegiatan ini. Menurut mereka, saat ini Jawa Barat dan Indonesia secara umum tengah mengalami kekurangan tenaga ahli perencanaan yang bersertifikat resmi. “Kegiatan ini sangat strategis. Dari sisi pemerintah, kami melihat adanya kesenjangan antara jumlah proyek penataan ruang dengan ketersediaan tenaga ahli yang memiliki sertifikasi legal. Dengan adanya 56 ahli muda baru dari Unisba ini membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas angkatan kerja di sektor penataan ruang secara signifikan,” ungkap pihak BMPR.