KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID = Persoalan penumpukan dan pengelolaan sampah yang belum optimal masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah perkotaan, termasuk Kota Bandung. Menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (Unisba) yang tergabung dalam Kelompok 12 Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Komunitas 4 (IKMK 4) menghadirkan program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk PESAT (Pengelolaan Sampah Terpadu Bersama RW 06) di Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).
Program ini lahir dari hasil analisis situasi yang menunjukkan masih terbatasnya sarana pemilahan sampah di tingkat rumah tangga serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), seperti obat-obatan kadaluwarsa.
Dipimpin oleh Vega Maulana Putri bersama sembilan anggota tim, serta didampingi Dr. Titik Respati, drg., M.Sc.PH., mahasiswa merancang berbagai intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan gotong royong, edukasi, dan penyediaan sarana pendukung pengelolaan sampah.


