Pengolahan sampah yang nantinya akan direncanakan ada di tiap Desa di kabupaten Pemalang tersebut, tidak memerlukan lahan yang luas, hanya butuh tanah 200-300 meter saja.
” Saya undang Camat dan Kades se-Pemalang , beberapa utusan mewakili kepala daerah dari Kabupaten Batang,Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan juga hadir juntuk melihat percontohannya, kita harus gerak cepat pecahkan solusi sampah di Pemalang, bukan dengan TPA, bukan dengan sanitary landfill,” Jelas Rizal Bawazier.
“Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi atas persoalan lingkungan, tetapi juga difokuskan sebagai sarana wisata edukasi bagi generasi milenial,” pungkas Rizal Bawazier.(nor)
