Bahaya Obat Kedaluwarsa

Oleh: Tri Yuniwati Lestari –

SEBAGIAN orang mungkin lalai memperhatikan tanggal durasi kelayakan obat. Mereka mungkin saja tidak sengaja mengonsumsi obat kedaluwarsa. Padahal, keterangan kedaluwarsa obat dicantumkan produsen sebagai panduan konsumsi yang aman bagi masyarakat. Lantas, apa yang terjadi jika seseorang mengonsumsi obat kedaluwarsa? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan dokter berikut ini. 

Bahaya Obat Kedaluwarsa  

Kamu tidak disarankan untuk mengonsumsi obat kedaluwarsa karena alasan-alasan berikut ini:

  1. Keracunan

Dijelaskan oleh dr. Reza Fahlevi Sp.A, obat yang sudah kedaluwarsa dapat menjadi kurang efektif lantaran berpotensi mengalami perubahan komposisi kimia. “Bisa terjadi intoksikasi, karena perubahan zat kimia di dalam obat. Konsumsi obat kedaluwarsa juga berpotensi menimbulkan reaksi merugikan lainnya,” ucap dr. Reza.

  1. Tidak Efektif

Perubahan senyawa kimia pada obat yang sudah kedaluwarsa membuatnya tak lagi efektif untuk mengobati penyakit spesifik. Bukan tidak mungkin, konsumsi obat kedaluwarsa juga bisa mengakibatkan perburukan kondisi penyakit yang sedang dialami.

  1. Risiko Pertumbuhan Bakteri

Melansir laman resmi Food and Drugs Administration (FDA), antibiotik kedaluwarsa berpotensi menjadi tempat bertumbuhnya bakteri berbahaya. Apabila dikonsumsi, obat tersebut bisa memicu resistensi antibiotik, dan perburukan kondisi penyakit.

  1. Risiko Alergi atau Risiko Aneh

Perubahan kimia dalam obat yang kedaluwarsa dapat memicu reaksi alergi atau reaksi tubuh yang tidak biasa. Ini bisa termasuk ruam kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau bahkan reaksi anafilaksis yang sangat serius. Risiko ini lebih tinggi jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan tertentu.

  1. Kemungkinan Ketergantungan Obat

Beberapa obat-obatan yang kedaluwarsa mungkin mengalami perubahan yang membuatnya kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda. Ini bisa menggoda Anda untuk mengonsumsi dosis yang lebih tinggi atau mengonsumsi obat lebih sering, yang pada gilirannya dapat menyebabkan ketergantungan terhadap obat tersebut.

Categories: Kesehatan

Tags: ,,

Leave A Reply

Your email address will not be published.