“Gunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti kreativitas kalian. Konten yang autentik dan memiliki sentuhan personal akan lebih mudah membangun koneksi dengan audiens,” tegas dosen pemateri kepada seluruh siswa. Untuk mempersiapkan peserta menghadapi industri yang terus berkembang, seminar juga mengulas tren teknologi yang akan muncul seperti AI Multimodal, augmented reality, hingga real-time AI live streaming. Meskipun teknologi terus berevolusi, skill fundamental seperti storytelling, empati, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi tetap menjadi kunci kesuksesan jangka panjang.
Selain materi inti, kegiatan juga diselingi dengan Pre-Test dan Post-Test untuk mengukur pengetahuan siswa sebelum dan sesudah mendapatkan materi, serta dimeriahkan dengan ice breaking game, yaitu tebak gambar, yang dilakukan untuk mencairkan suasana sebelum penyampaian materi dimulai. Permainan ini menampilkan kombinasi visual atau simbol sebagai petunjuk untuk menebak nama seorang public figure. Interaksi antara siswa dengan pemateri berlangsung hangat dan interaktif.


