Kegiatan edukasi seperti ini juga memiliki arti strategis dalam membangun kesadaran bahwa keputusan finansial pada usia muda dapat memengaruhi kondisi ekonomi seseorang pada masa mendatang. Dengan bekal literasi yang memadai, mahasiswa diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh tren investasi, janji keuntungan yang tidak realistis, maupun informasi keuangan yang belum terverifikasi.
Pada akhirnya, penguatan literasi keuangan syariah di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang bukan hanya cakap memanfaatkan layanan keuangan digital, tetapi juga mampu mengambil keputusan investasi secara rasional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Melalui kegiatan ini, BEM Fakultas Syariah Unisba menegaskan pentingnya pendidikan keuangan bagi mahasiswa sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang mandiri secara finansial sekaligus memiliki kesadaran etis dalam menjalankan aktivitas ekonomi.(askur/nmn)**


