Selama kuliah, Adienda aktif berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Akuntansi Unisba selama dua periode. Ia menginisiasi berbagai program, di antaranya pelatihan untuk UMKM Tamansari serta program pengabdian masyarakat untuk UMKM Bojongsoang. Tak hanya itu, ia juga bekerja paruh waktu di Trans Studio sebagai staf akuntansi dan audit untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup.
Meski sang ibu sudah meninggal dunia dan ayahnya tengah berjuang melawan penyakit jantung serta diabetes, Adienda tetap tegar. “Ayah dan ibu adalah pahlawan terbaik saya. Pesan saya untuk ayah, tetap semangat, kuat, dan insya Allah ujian dari Allah akan bisa dilewati,” ucapnya penuh haru.
Kini, Adienda akan melanjutkan studi melalui program fast track S2 dengan beasiswa dari Bank BSI. Harapannya, ilmu yang diperoleh bisa menjadi bekal untuk menebar manfaat lebih luas bagi masyarakat.