Kesederhanaan tidak membuatnya minder, justru menjadi dorongan untuk terus maju. “Saya memilih Unisba karena kampus ini bergengsi dan punya suasana islami yang mendukung,” ujarnya.
Hafitsa berencana kembali ke tanah kelahirannya setelah wisuda. “Insya Allah saya ingin pulang dan mengajar di NTT. Di sana masih banyak anak-anak yang membutuhkan guru berpendidikan tinggi. Ke depan, semoga ada peluang untuk melanjutkan S2,” harapnya.(askur/png)