Jakarta, Pripos.id – Komisi VI DPR-RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan Asosiasi Eksportir Timah. RDP di gelar pada Senin, 19 Mei 2025 bertempat di Ruang Rapat Komisi VI DPR-RI, Gedung Nusantara 1 Senayan, Jakarta Selatan.
RDP ini mengangkat Pembahasan Perkenalan mitra kerja Komisi VI DPR, Evaluasi kinerja korporasi Tahun 2024 serta Penyampaian rencana kerja dan roadmap korporasi Tahun 2025
Saat RDP, Anggota Komisi VI DPR-RI, Rizal Bawazier, dari Fraksi PKS yang berasal dari Dapil Jateng X (Kab. Batang, Kab.Pemalang, Kab/Kota Pekalongan) yang menyoroti terkait tren ekspor Indonesia cenderung mengalami penurunan, strategi pengembangan ekspor timah dan hilirisasi timah.
“Tren ekspor dari tahun 2021 sampai Maret 2025 itu saya lihat itu cenderung turun dan saya lihat ini tren nya terus menurun dan ini ada strategi pengembangan ekspor timah dengan cara diversifikasi pasar serta bersinergi dengan para pelaku usaha timah tapi ini saya lihat tidak ada targetnya ini berapa ?,” ujar Rizal Bawazier
Rizal Bawazier menambahkan, Jadi kalau tidak ada target berarti tidak punya tujuan, kalau menurut saya ini percuma jadi harusnya ada targetnya kira-kira tahun ini berapa dan realisasinya berapa jadi nanti itu kelihatan strateginya berhasil atau tidak. Jadi menurut saya itu harus ada targetnya supaya kita bisa tahu poinnya strateginya bagus berhasil atau tidak dan kalau tidak berhasil mungkin nantinya ada perubahan strategi lagi dengan cara yang lain.
Terkait hilirisasi timah Rizal Bawazier mengatakan, “Jika kita ekspor ke negara tujuan dan negara tersebut minta timbal balik kita ekspor terus mereka harus ada import yang lain dan itu jangan sampe kita ekspor terus kita import yang lain tapi nanti ujung-ujungnya-ujungnya tidak menguntungkan kita,” jelas Rizal Bawazier
“Jika ada timbal balik mending tidak usah mending kita lebih fokus ke hilirisasi dan hilirisasi ini harus di paksakan terus fasilitasnya di permudah,” pungkas Rizal Bawazier.(ris)

