Kegiatan juga diisi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Unisba yang mendampingi peserta dalam pengisian pre-test dan post-test, serta melakukan edukasi individu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman lansia terhadap praktik swamedikasi yang aman.
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Unisba, apt. Bertha Rusdi, Ph.D, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berdampak langsung terhadap edukasi kesehatan masyarakat tetapi juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan peran penting apoteker sebagai mitra terpercaya dalam sistem layanan kesehatan.
Sementara itu, kehadiran Apotek Unisba dalam kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan praktik farmasi. Apotek Unisba turut berkontribusi melalui pemeriksaan kesehatan, pembagian doorprize, serta informasi langsung terkait layanan kefarmasian yang tersedia di lingkungan kampus.