“Saya bersyukur kepada Allah bahwa kinerja FH Unisba diakui secara objektif dengan empat indikator penilaian, yaitu lulusan yang berdampak, skor SINTA, akreditasi BAN-PT, dan peringkat QS. Prestasi ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus berbenah, bermuhasabah, serta memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan agar tahun depan bisa meraih hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Efik menekankan pentingnya menghasilkan lulusan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki integritas moral, kemampuan komunikasi, serta kepedulian sosial yang tinggi.
Apresiasi sebagai Inisiator Kampus Literasi Hukum Digital diraih FH Unisba berkat langkah-langkah inovatif dalam mendorong budaya digitalisasi, mulai dari penerapan sistem paperless, layanan administrasi berbasis daring, hingga pengembangan pembelajaran adaptif terhadap transformasi digital di dunia hukum.


