Di sela kegiatan workshop, Dekan Fikom Unisba, Prof. Dr. Atie Rachmiatie, M.Si., menegaskan bahwa ilmu komunikasi memiliki posisi strategis sebagai ilmu masa kini dan masa depan, terutama di tengah masyarakat informasi dan percepatan komunikasi digital.
“Ilmu komunikasi adalah ilmu masa kini dan masa yang akan datang. Kita hidup di era masyarakat informasi, di mana hampir semua aktivitas—pendidikan, kesehatan, bisnis, hingga pembentukan karakter—tidak akan berhasil tanpa komunikasi. Komunikasi itu bukan hanya bagian dari sains tetapi juga keterampilan dan seni,” ujarnya.
Atie juga menekankan bahwa generasi muda saat ini tidak lagi hanya berperan sebagai konsumen tetapi sekaligus sebagai produsen pesan di ruang digital. Oleh karena itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisba dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang etis, santun, dan bertanggung jawab.


