Sementara itu, Dimas Tri Aditiyo menekankan bahwa kualitas konten tidak semata ditentukan oleh perangkat yang digunakan, melainkan oleh gagasan dan kreativitas pembuatnya. Ia juga menyoroti kemampuan media, termasuk radio, untuk terus beradaptasi di tengah perubahan ekosistem digital.
“Membuat konten tidak harus menggunakan perangkat mahal. Konten yang diminati ditentukan oleh isi, hiburan, dan keunikannya. Radio pun terus beradaptasi dengan memanfaatkan berbagai platform digital agar tetap relevan,” jelasnya.
Sementara itu, pameran karya mahasiswa dari tujuh laboratorium Fikom Unisba turut menjadi daya tarik utama dalam Hexhibition Vol. 3. Pameran ini menampilkan karya dari Laboratorium Radio, Grafis, Fotografi, Multimedia, Televisi, Film, dan Simulasi Komunikasi, berupa beragam produksi audio, visual, dan multimedia. Karya-karya tersebut merepresentasikan proses pembelajaran berbasis praktik sekaligus kesiapan mahasiswa dalam menerapkan standar kerja sesuai dengan karakter masing-masing laboratorium.