Latar belakang kegiatan ini berdasarkan temuan adanya sejumlah siswi SMK Sentosa yang mengalami gangguan kesehatan organ reproduksi, yang berdampak pada aktivitas belajar. Melalui PKM ini, tim FK Unisba berupaya memberikan solusi dengan melakukan sosialisasi dan pendampingan mengenai pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi, mengenali faktor risiko, serta langkah pencegahan penyakit reproduksi bagi siswa sekolah tersebut.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 148 siswa SMK se-Kecamatan Cilawu berusia 15–18 tahun. Metode yang digunakan meliputi seminar kesehatan, diskusi kelompok terarah (FGD), sesi pendampingan, dan konsultasi berbasis telemedisin. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis secara statistik.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai anatomi reproduksi, masa pubertas, kebersihan menstruasi, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 63,4 persen menjadi 87,2 persen. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kenyamanan dalam membahas isu-isu reproduksi dan menunjukkan sikap lebih positif terhadap kebersihan menstruasi serta perilaku mencari pertolongan medis.


