Selain itu, kehadiran AI menjadi isu yang cukup kompleks. Menurutnya, AI dapat meningkatkan produktivitas, tetapi juga berpotensi mengancam beberapa pekerjaan. “Kita perlu kebijakan yang mampu menyeimbangkan antara manfaat teknologi dan perlindungan bagi pekerja,” jelasnya.
Terkait transisi menuju ekonomi hijau, Anwar menegaskan bahwa pergeseran dari energi fosil ke energi terbarukan harus dilakukan dengan mempertimbangkan nasib para pekerja di sektor energi tradisional. Menurutnya, upaya transisi ini juga harus diiringi dengan program pelatihan dan peningkatan keterampilan. “Kami ingin memastikan bahwa transisi ini berlangsung secara adil. Just Transition ini penting untuk menghindari dampak negatif terhadap pekerja yang selama ini menggantungkan hidupnya di sektor energi fosil,” ucap Anwar.
Kemudian terkait perubahan demografi, Anwar Sanusi mengatakan bahwa Indonesia yang mulai memasuki bonus demografi, harus memiliki kebijakan yang memastikan pemberdayaan populasi usia produktif tersebut.
