“Indonesia memiliki kekuatan besar dari sisi demografi, namun kita juga harus memastikan tersedianya lapangan kerja yang layak. Ini bukan tugas mudah, dan tentu saja perlu dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Anwar Sanusi menambahkan, Kemenaker di bawah kepemimpinan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, akan terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak untuk menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan saat ini dan masa depan.
Oleh karenanya, Ia berharap hasil dari dialog ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi Indonesia dan Swiss, tetapi juga negara-negara lain yang menghadapi tantangan serupa. Selain itu, dialog tripartit ini pun diharapkan menjadi pijakan penting dalam mempererat hubungan kedua negara, serta membangun pendekatan baru yang lebih inklusif dan responsif terhadap tantangan ketenagakerjaan.
