Ia pun mengingatkan bahwa kecintaan terhadap tanah air sejatinya merupakan bagian dari keimanan. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat bukan alasan untuk berpecah belah, melainkan anugerah. Justru di dalam keberagaman itulah kekuatan Indonesia sesungguhnya berada.
Khusus kepada generasi muda, Gus Ali menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Ia mengingatkan bahwa suatu hari nanti tongkat estafet pembangunan akan berada di tangan mereka. Maka masa muda sebaiknya diisi dengan menimba ilmu, mengasah potensi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat — bukan hanya sekadar bermain atau saling menjatuhkan.
“Kami akan menua dan pergi. Maka jadilah kalian penerus yang tangguh, berilmu, dan berakhlak. Isilah kemerdekaan ini dengan membangun negeri, bukan dengan saling menjatuhkan,” ucapnya.
Di akhir penyampaiannya, Gus Ali berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat terus diperkuat. Bersama-sama, isilah kemerdekaan ke-81 ini dengan kerja nyata demi masa depan bangsa. “NKRI tetap utuh, Pancasila tetap tegak, dan Indonesia terus maju,” tutupnya. (Iding)***


