Harry juga menjelaskan bahwa MES Jawa Barat tengah mendorong program penanaman pohon aren sebagai salah satu bentuk penerapan ekonomi hijau. Selain membantu memulihkan lahan kritis, menjaga ketersediaan air, dan mengurangi risiko longsor, tanaman aren memiliki potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang juga merupakan Anggota Dewan Pembina MES Provinsi Jawa Barat, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut di lingkungan Unisba. Ia menilai, persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Salah satu kontribusi Unisba dalam menjawab persoalan tersebut diwujudkan melalui program HI-CARE Zero Waste yang telah diterapkan di 54 RW di empat kelurahan di Kecamatan Arcamanik. Setelah melalui proses pendampingan selama beberapa bulan, program ini dilaporkan mampu menurunkan volume sampah di wilayah sasaran hingga mendekati 25 persen.


