Dalam laporan resminya, Ketua Panitia KoNTekS 20 sekaligus Ketua Prodi Teknik Sipil Itenas, Bernardinus Herbudiman menegaskan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Itenas sebagai tuan rumah edisi spesial ke-20 ini. Penyelenggaraan tahun ini dinilai sangat relevan dan strategis mengingat kondisi geografis dan geologis Indonesia yang kompleks terhadap risiko multi-bencana.
“Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis, geologis, dan klimatologis yang sangat kompleks… Oleh karena itu, inovasi dalam bidang perencanaan, perancangan, konstruksi, pengelolaan, serta pemeliharaan infrastruktur menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan multi bencana di masa depan,” ungkap Bernardinus dalam laporan pembukaannya,” ungkap Bernadinus.
Ia juga menambahkan bahwa perhelatan bergengsi di Kampus Itenas ini melibatkan skala kolaborasi yang masif dengan menghadirkan tigakeynote speakers, 11invited speakers, serta 177 papers yang dipresentasikan secara paralel, didukung oleh konsorsium 11 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia serta rangkaian field trip ke PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Cirata.
Sinergi Konsorsium 11 Perguruan Tinggi
Keberhasilan Itenas Bandung sebagai tuan rumah perhelatan KoNTekS 20 tak lepas dari kolaborasi kokoh dan komitmen bersama konsorsium 11 perguruan tinggi ternama di Indonesia, yakni
- Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung (Tuan Rumah Penyelenggara)
- Universitas Atma Jaya Yogyakarta
- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
- Universitas Udayana Bali
- Universitas Tarumanagara (Untar) Jakarta
- Universitas Trisakti Jakarta
- Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, Banten
- Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
- Universitas Balikpapan
- Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Nusa Tenggara Barat
- Universitas Nusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur
Sinergi lintas wilayah dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara ini menegaskan komitmen kolektif perguruan tinggi dalam mengawal pemerataan dan ketahanan infrastruktur di seluruh penjuru Indonesia dengan Itenas Bandung sebagai pusat perhelatan tahun ini.


