Dalam wawancara khusus di sela-sela kegiatan, Pelaksana Tugas Direktur Pembangunan Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Gatot Sukmara, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan selamat atas kesuksesan Itenas Bandung yang telah menjalankan peran sebagai tuan rumah perhelatan nasional ini dengan sangat baik.
“Agenda KoNTekS ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik dari perguruan tinggi yang harapannya dapat membantu pemerintah dalam memitigasi bencana di Indonesia melalui penanganan cepat, inovasi teruji, tata kelola akuntabel, serta keberlanjutan yang adaptif terhadap perubahan hidrometeorologi, geologi, dan geofisika. Selamat untuk penyelenggaraan agenda KoNTekS ke-20 tahun 2026 di Itenas Bandung ini. Semoga sukses dan menghasilkan karya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Indonesia,” tegas Gatot Sukmara.
Menghadirkan Keynote Speaker Tingkat Nasional
Sebagai tuan rumah, Itenas memfasilitasi diskusi strategis bersama tiga pembicara utama (keynote speakers) terkemuka di bidang infrastruktur dan kebencanaan nasional, yaitu
- Gatot Sukmara, S.T., M.T. (Pelaksana Tugas Direktur Pembangunan Jembatan, Ditjen Bina Marga, Kementerian PU) memaparkan strategi “Program Satgas Jembatan: Percepatan Penanganan Infrastruktur Jembatan Kritis di Indonesia”.
- Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., IPM., AER. (Ketua BMPTTSSI) membedah “Peran Perguruan Tinggi Teknik Sipil dalam Mewujudkan Infrastruktur Tangguh Bencana Nasional”.
- Prof. Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D. (Ketua Umum Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia / IABI)menyampaikan materi kunci “Manajemen Risiko Multi Bencana dan Kesiapsiagaan Infrastruktur Nasional”.
Selain sesi pleno, konferensi nasional ini juga melingkupi Sesi Paralel Seminar Nasional di fasilitas kampus Itenas yang diikuti oleh ratusan peneliti dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia untuk mendiseminasikan hasil riset inovatif di bidang teknik sipil.
Munas BMPTTSSI, Workshop, dan Penguatan Kurikulum OBE
Pada hari kedua, Jumat (23/10/2026) agenda dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional (Munas) BMPTTSSI yang dihadiri oleh para Ketua Program Studi dan jajaran pimpinan Fakultas Teknik Sipil dari ratusan perguruan tinggi di Indonesia. Munas ini berfokus pada pemutakhiran Panduan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), penetapan standar laboratorium minimum, serta penguatan kompetensi lulusan sipil nasional.


