Jalan Usaha Tani Kementan Bikin Produksi Pertanian Lhokseumawe Lebih Maksimal

LHOKSEUMAWE, PRIPOS.ID (27/05/2022)- Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan program Jalan Usaha Tani (JUT) untuk Kelompok Tani Mawar di Desa Baloy, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh. Berkat Jalan Usaha Tani yang dibangun dengan panjang 200 meter dan lebar 4 meter itu, jangkauan pasar pertanian di Lhokseumawe semakin luas dan berkembang pesat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, Jalan Usaha Tani sendiri bertujuan untuk mempermudah akses para petani dalam memperluas jalur distribusi hasil pertanian serta meningkatkan pendapatan petani. “Pembangunan JUT menjadi salah satu program strategis yang dilaksanakan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP),” katanya.

Pembangunan JUT menjadi salah satu program strategis yang dilaksanakan Kementan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Ali Jamil menambahkan, prasarana dan sarana pertanian pada era pertanian modern memang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas.

Menurutnya, hal tersebut berpengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas petani. “Untuk memenuhi persyaratan penggunaan alsintan serta pengangkutan sarana produksi dan hasil panen diperlukan fasilitas jalan, jembatan, serta kelengkapannya yang memadai,” ujarnya.

Dia menambahkan, majunya sistem pertanian tak hanya ditandai dengan modernisasi pertanian saja, tetapi juga meningkatnya produktivitas dan kesejahteraan para petani.

Dalam konteks sistem pertanian modern, diperlukan penambahan maupun penyempurnaan prasarana dan sarana pertanian yang dapat menunjang usaha tani, mengangkut sarana produksi pertanian (saprodi) dan hasil pertanian, baik dari maupun menuju lokasi.

“Jalan usaha tani ini akan mempermudah akses alsintan serta alat angkut lainnya yang dapat menjangkau area persawahan. Jalan pertanian ini akan memutus cost produksi yang besar dan memberi banyak manfaat untuk petani,” tuturnya.

Dikatakan Ali, pembangunan Jalan Usaha Tani merupakan upaya menuju pertanian modern serta berwawasan agribisnis. Oleh karenanya memerlukan penambahan maupun penyempurnaan prasarana dan sarana pertanian yang menunjang.(nor)

Categories: Berita Daerah

Leave A Reply

Your email address will not be published.