KAB. BANDUNG, Pripos. Id — Persoalan judi online kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bandung. Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan bahwa keterlibatan ASN dalam judi online tidak bisa dianggap remeh, karena telah menyentuh persoalan integritas, kedisiplinan, dan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
Berdasarkan data yang diterima, jumlah ASN yang berdomisili di Kabupaten Bandung dan terindikasi terlibat judi online terus meningkat. Dari 613 orang pada tahun 2024, naik menjadi 1.066 orang pada tahun 2025, dengan akumulasi deposit yang mencapai belasan miliar rupiah. Angka yang memprihatinkan sekaligus menjadi peringatan keras bagi semua pihak.
Namun KDS tidak langsung mengambil kesimpulan. Beliau menekankan pentingnya verifikasi data secara akurat dan objektif agar tidak menuduh secara sembarangan. Data yang ada belum tentu seluruhnya adalah ASN Pemkab Bandung, sehingga pencocokan harus dilakukan satu per satu dengan data kepegawaian resmi.


