Magelang, PRIPOS ID. – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan Polri merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045. Penegasan tersebut ia sampaikan saat memimpin upacara wisuda prajurit taruna Akademi TNI dan Bhayangkara taruna Akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer Magelang, Jumat (28/11/2025). Ia menekankan bahwa kolaborasi kedua institusi strategis negara harus terus diperkuat demi menjaga stabilitas nasional dan mempercepat pembangunan.
Sebanyak 1.621 taruna dari seluruh Akademi TNI dan Akpol secara resmi dikukuhkan sebagai garda depan bangsa dalam upacara yang berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa soliditas antarmatra merupakan modal penting bagi para perwira muda untuk menghadapi tantangan tugas di masa depan. Momen ini menjadi tonggak awal pengabdian para lulusan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Menjelang era bonus demografi 2030–2035, Kapolri mengingatkan bahwa TNI dan Polri memegang peran strategis dalam mengawal percepatan pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa kesiapan kedua institusi menjaga keamanan dan kondusivitas merupakan kunci keberhasilan Indonesia memanfaatkan momentum demografi untuk mencapai lompatan kemajuan yang signifikan.
Di tengah disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik yang makin kompleks, Kapolri menekankan pentingnya menghadirkan perwira yang unggul, adaptif, dan berwawasan kebangsaan. Melalui pendekatan pendidikan integratif, para taruna ditempa untuk memiliki kemampuan analitis, respons cepat, serta kesiapan menghadapi tantangan modern secara profesional.
Integrasi pendidikan TNI-Polri sejak masa taruna menjadi momentum penting untuk memperkuat ikatan kebangsaan. Dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan loyalitas tinggi, para calon perwira dibentuk sebagai pribadi yang siap menjaga keutuhan serta persatuan nasional. Model integratif ini menjadi modal awal bagi soliditas TNI-Polri di masa mendatang.
Estafet kepemimpinan bangsa kini berada di tangan para perwira muda yang baru dikukuhkan di Bumi Magelang. Mereka diharapkan mampu menjaga persatuan nasional sekaligus melahirkan inovasi dalam setiap tugas pengabdian. Kapolri menyatakan keyakinannya bahwa generasi baru ini akan menjadi pilar kuat dalam perjalanan menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.
Di hadapan para calon pemimpin TNI-Polri tersebut, Kapolri juga membagikan sejumlah prinsip kesuksesan yang ia dapatkan sejak masa pendidikan taruna. Ia menekankan pentingnya integritas, kerja keras, dan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal utama dalam menapaki karier panjang di dunia keprajuritan dan kepolisian. Pesan itu menjadi inspirasi bagi para perwira muda untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. (Iding/bnn)
