Pemerintah berharap BLKK yang telah memiliki lembaga inkubator resmi, dapat berperan secara intensif dalam pembangunan ketenagakerjaan, khususnya program perluasan kesempatan kerja.
“Saya harap Bapak/Ibu tidak bingung dengan bertambahnya tugas BLKK sebagai lembaga inkubator. Lembaga inkubator yang telah didirikan secara formal di bawah BLKK atau di bawah yayasan induk, merupakan upaya memandirikan BLK Komunitas itu sendiri, ” ujar Titik Mas’sudah.
Titik mengungkapkan sejak tahun 2017 hingga 2023, Kemnaker telah membangun 4.282 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia. BLKK secara tradisional berfokus pada pemberian pelatihan keterampilan kerja. Namun transformasi menjadi inkubator membawa BLKK ke level yang lebih tinggi.
“Inkubator tak hanya memberikan
pelatihan, tetapi juga pendampingan komprehensif, akses permodalan, jaringan, dan ruang usaha. Pendekatan holistik ini menciptakan ekosistem yang kondusif bagi lahirnya wirausaha baru, ” kata Titik.