GARUT. Pripos. Id— Banyak orang beranggapan soal numerasi hanya urusan angka di buku. Namun bagi guru‑guru di Kecamatan Mekarmukti, kesulitan berhitung adalah dinding yang menghalangi masa depan anak‑anak desa. Itulah sebabnya Kemendikdasmen menggelar Seminar Transformasi Kepemimpinan Sekolah di SDN 3 Cijayana, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini bukan pelatihan teknik berhitung, melainkan mengubah cara para pemimpin sekolah memandang masalah itu.
Yang hadir bukan hanya pendengar pasif. Ruang seminar diisi kepala sekolah, calon kepala sekolah, dan para guru yang setiap hari melihat sendiri bagaimana banyak siswa menunduk ketika diberi soal hitung‑hitung. Mereka datang membawa pengalaman pribadi, bukan hanya catatan kebijakan dari atas.
Narasumber Hendrawati, S.Pd., S.D., M.Pd., menyatakan seminar ini menjadi ruang terbuka untuk memaparkan proyek perubahan yang disusun sendiri oleh jajaran sekolah. Tidak ada gagasan yang dipaksakan; setiap rencana lahir dari diskusi tentang hambatan‑hambatan yang benar‑benar ada di lapangan.


