Ia menambahkan, program ini bertujuan membangun pemimpin sekolah yang tidak hanya memberi perintah. Mereka harus menjadi orang yang reflektif, berani menyesuaikan langkah, mengajak semua pihak berbicara, dan mencoba cara‑cara baru agar pembelajaran tidak membosankan terutama materi numerasi.
Empat arah utama disepakati bersama: memperkuat komunitas belajar guru, membuat perangkat ajar yang kreatif, mengubah supervisi dari pemeriksaan menjadi percakapan bersama, serta membangun suasana sekolah di mana siswa tidak takut salah ketika berhitung.
Pengawas SD Kecamatan Mekarmukti Jalaludin, S.Pd., M.Pd., mengingatkan agar semua rencana tidak melupakan kenyataan wilayah pedesaan. Jangan membuat program yang hanya bisa berjalan jika ada fasilitas lengkap, tetapi buatlah langkah‑langkah yang bisa dijalankan dengan apa yang sudah dimiliki sekolah.
Para peserta juga menyusun alur kerja jelas: memetakan kebutuhan, merumuskan proyek, mempresentasikan untuk mendapat masukan, hingga menyempurnakan rancangan sebelum diterapkan. Setiap bagian selalu merujuk kembali ke satu tujuan besar: membantu siswa lebih percaya diri dalam berhitung.


