Follow US: 

Pripos.id
  • Home
  • Berita Nasional
  • Artikel
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Berita Daerah
  • Hiburan dan Gaya Hidup
  • Iptekni
  • More
    • Sosial Politik
    • Manajemen
Reading: Keuangan Syariah Dorong Ekonomi dan Atasi Masalah Sosial, OJK Fokus pada Hambatan Struktural
Share
Font ResizerAa
Pripos.idPripos.id
Search
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Berita Daerah

Keuangan Syariah Dorong Ekonomi dan Atasi Masalah Sosial, OJK Fokus pada Hambatan Struktural

By Kontributor Prpos 4 Min Read Published June 11, 2025
Share
Keuangan Syariah Dorong Ekonomi dan Atasi Masalah Sosial, OJK Fokus pada Hambatan Struktural
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui OJK Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor keuangan syariah nasional. Kali ini, melalui diskusi bertajuk “Analisis Hambatan Struktural Perbankan Syariah dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Nasional” yang berlangsung di Artotel Mangkuluhur, Jakarta, Selasa (10/6).(foto: ist)

JAKARTA, PRIPOS.ID— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui OJK Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor keuangan syariah nasional. Kali ini, melalui diskusi bertajuk “Analisis Hambatan Struktural Perbankan Syariah dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Nasional” yang berlangsung di Artotel Mangkuluhur, Jakarta, Selasa (10/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari riset strategis OJK Institute untuk merumuskan kebijakan berbasis data dan mendalam.

Forum diskusi ini mempertemukan para pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari regulator, akademisi, pelaku industri, hingga asosiasi keuangan syariah. Tujuannya adalah mengidentifikasi hambatan utama yang mengganjal pertumbuhan perbankan syariah serta menciptakan layanan keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut Setiawan Budi Utomo, Direktur Kelompok Spesialis Riset OJK Institute, tantangan utama inklusi keuangan syariah tak hanya soal keterjangkauan layanan. “Faktor kepercayaan, literasi keuangan, dan relevansi produk dengan kebutuhan masyarakat menjadi isu krusial,” jelasnya. Hal ini diperkuat oleh pandangan panelis yang mempertanyakan: apakah produk syariah saat ini telah benar-benar dirancang sesuai karakteristik masyarakat pengguna?

Riset yang dilakukan OJK Institute menggunakan pendekatan Analytical Network Process (ANP) serta Structural Equation Modeling (SEM) untuk mengurai keterkaitan antara regulasi, digitalisasi, literasi, dan struktur pasar dalam memengaruhi inklusi syariah.

Murniati Mukhlisin, Guru Besar Tazkia University sekaligus pendiri Sakinah Finance, menyoroti pentingnya landasan teori dalam riset ini. Ia mengusulkan penggunaan teori Institutional Logic untuk memahami mengapa keluarga, pemerintah, dan pelaku industri memilih lembaga keuangan syariah. Ia menegaskan bahwa jika dikelola serius, inklusi keuangan syariah dapat menjadi lokomotif penggerak ekonomi riil, menekan angka pengangguran, mengurangi kriminalitas, bahkan menurunkan tingkat perceraian.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024 mencatat, tingkat literasi keuangan syariah sudah mencapai 34,58%. Namun, tingkat penggunaannya (inklusinya) masih rendah di angka 8,7%. Data ini mengisyaratkan bahwa peningkatan pengetahuan tidak otomatis diikuti dengan peningkatan penggunaan layanan. Diperlukan pendekatan yang lebih aplikatif dan menyentuh aspek psikologis masyarakat.

Uniknya, inklusi syariah di desa dan kota menunjukkan angka yang serupa, sehingga tantangan bukan semata soal infrastruktur, tetapi juga persepsi dan kemudahan akses. Salah satu peserta forum bahkan mempertanyakan apakah waktu operasional cabang perlu menyesuaikan dengan waktu luang ibu rumah tangga, yang menjadi pengambil keputusan finansial dalam keluarga.

Luqyan Tamanni, Head of BSI Institute, mengangkat isu penurunan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga 20% dan peningkatan signifikan dana swasta sebagai sinyal menurunnya kepercayaan terhadap sistem keuangan syariah. Menurutnya, tantangan bukan hanya di sisi produk, tapi juga di sisi pendanaan dan kesadaran publik.

Sementara itu, kelompok usia produktif 18–50 tahun menjadi segmen dominan pengguna layanan syariah, dengan pendidikan dan pendapatan menjadi dua faktor yang sangat memengaruhi keputusan penggunaan layanan ini. Dalam konteks tersebut, pendapatan bulanan Rp 2,5 juta menjadi ambang penting dalam inklusi formal.

Usulan menarik datang dari KNEKS agar survei berikutnya turut mengukur preferensi masyarakat terhadap merek dan reputasi lembaga keuangan syariah, karena kepercayaan dan citra lembaga juga menjadi faktor kunci dalam keputusan keuangan.

Melalui diskusi ini, OJK Institute menegaskan perannya sebagai fasilitator pembentukan ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif dan berdaya saing. Tidak hanya lewat regulasi dan inovasi digital, tetapi juga melalui riset yang partisipatif dan responsif terhadap realitas sosial ekonomi masyarakat.(ask/png)

TAGGED:#KeuanganSyariahInklusif #EkonomiSyariahBerkelanjutan #LiterasiKeuanganSyariah #InklusiFinansial2025 #OJKUntukMasyarakat
Share This Article
Facebook Twitter Email Copy Link Print
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HOT NEWS

Fakultas Dakwah Unisba Perkuat Jejaring Islam lewat Kunjungan Strategis ke Lombok
Delegasi Unisba dalam kunjungan ini melibatkan sejumlah pimpinan fakultas, termasuk Wakil Dekan I Muhammad Fauzi Arif, S.Sos.I., M.I.Kom., Wakil Dekan II Dr. Nia Kurniati, Dra., M.Si., Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Malki Ahmad Nasir, S.Ag., M.Irk., Ph.D., serta jajaran Badan Penjaminan Mutu.(foto: komhumas unisba)

Fakultas Dakwah Unisba Perkuat Jejaring Islam lewat Kunjungan Strategis ke Lombok

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Dalam semangat memperluas kolaborasi dan memperkuat sinergi antarperguruan tinggi Islam, Fakultas…

June 2, 2025
FK Unisba Buka Open House USM Gelombang 2 TA 2025/2026, Teguhkan Komitmen Akademik dan Spirit Islam
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) menggelar kegiatan Open House untuk jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui Ujian Saringan Masuk (USM) Gelombang 2 Tahun Akademik 2025/2026.(foto: komhumas unisba)

FK Unisba Buka Open House USM Gelombang 2 TA 2025/2026, Teguhkan Komitmen Akademik dan Spirit Islam

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID — Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) menggelar kegiatan Open House untuk…

June 2, 2025
Peluncuran Berita Pilihan Google melibatkan 34 penerbit nasional dan lokal. Lewat program ini, pembaca disuguhi konten berita yang telah dikurasi dan dilisensikan secara resmi, yang langsung diarahkan ke situs masing-masing media. Sebagai bagian dari kemitraan, Google memberikan kompensasi kepada para penerbit guna menunjang keberlanjutan produksi berita mereka.(foto: ist)

AMSI Sambut Hangat Google News Showcase, Serukan Platform Digital Lain Segera Ikut Ambil Peran

JAKARTA, PRIPOS.ID — Langkah Google meluncurkan News Showcase atau Berita Pilihan di Indonesia pada Rabu…

June 2, 2025

BACA JUGA

Unisba dan BNI KCP PTB Jalin Kerja Sama untuk Wujudkan Kampus Berdampak dan Zero Waste

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID - Universitas Islam Bandung (Unisba) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Kantor Cabang Pembantu Perguruan…

Berita Daerah
October 21, 2025

Unisba Perkuat Budaya Riset dan Internasionalisasi melalui SPeSIA 2026 dan 1st VISION

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID - Universitas Islam Bandung (Unisba)  menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan internasionalisasi melalui penyelenggaraan Seminar Nasional…

Berita Daerah
February 12, 2026

Unisba Gelar Seminar Nasional  Bertajuk “Hijrah Menuju Lingkungan Bersih”

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Pusat Kajian Islam dan Kemasyarakatan (Puskaji) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada…

Berita Daerah
July 10, 2025

Peduli Pengelolaan Food Waste di Arcamanik: Unisba Perkuat Peran DPL dan Mahasiswa

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan kegiatan “Pembekalan Pengelolaan Food…

Berita Daerah
April 12, 2026

Follow US: 

Copyright ©Pripos.id 2024 – Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

  • Tentang Kami
  • Disklaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
Reading: Keuangan Syariah Dorong Ekonomi dan Atasi Masalah Sosial, OJK Fokus pada Hambatan Struktural
Share
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?