“Dalam konteks perguruan tinggi Islam, kemampuan public speaking harus mampu memadukan ketajaman berpikir, ketepatan bahasa, serta keluhuran akhlak,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa public speaking idealnya menjadi media dakwah intelektual yang mengintegrasikan kejelasan pesan, kekuatan argumen, dan akhlak mulia. “Dengan demikian, setiap pesan yang disampaikan tidak hanya sampai kepada audiens tetapi juga memberi dampak positif,” ujar Parihat.
Pelatihan Public Speaking Islami ini dirancang secara komprehensif dengan materi yang mencakup konsep public speaking Islami, manajemen dan pemanduan acara, penggunaan bahasa dan diksi sebagai MC, penyusunan rundown acara, hingga praktik langsung public speaking. Seluruh rangkaian materi diarahkan agar peserta memperoleh bekal praktis yang dapat diterapkan dalam aktivitas akademik, organisasi, maupun pengabdian kepada masyarakat.