Perbedaan karakteristik tersebut, lanjut Ani, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti skema sertifikasi yang lebih beragam dan memiliki orientasi kuat terhadap kebutuhan praktisi.
Ia menilai kerja sama antarlembaga sertifikasi menjadi langkah positif dalam memperluas akses mahasiswa terhadap pengakuan kompetensi profesional. Melalui uji kompetensi, kemampuan yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti perkuliahan dapat dinilai berdasarkan standar kompetensi yang digunakan pada masing-masing bidang profesi.
Enam Asesor Bidang Public Relations
Manajer Sertifikasi LSPPRI Jakarta, Dr. Maylanny Christin, menyatakan senang dan antusias dapat bekerja sama dengan LSP Unisba. Menurutnya, LSP Unisba selama ini juga telah memiliki pengalaman menyelenggarakan uji kompetensi dalam skema Public Relations.
Pelaksanaan uji kompetensi skema JPRO kali ini melibatkan sekitar enam asesor bidang Public Relations. Para asesor tersebut memiliki pengalaman menangani asesmen kompetensi mahasiswa, termasuk mahasiswa Fikom Unisba dan UPI.


