Dalam konferensi yang diikuti 56 presenter dari 18 negara dan didukung 32 universitas ternama tersebut, Pupung Purnamasari dan Estri Mahani, mempresentasikan paper berjudul “Data-Centric Risk Management Practices in Islamic Financial Institutions: A Developmental Study Between Brunei and Indonesia.” Penelitian ini merupakan bagian dari luaran hibah Penelitian Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) yang diperoleh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisba.
“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pendanaan riset yang tidak besar pun bisa menghasilkan luaran berkualitas apabila dimanfaatkan secara maksimal dan disertai dengan semangat juang sebagai pendidik,” ujar Pupung.
Ia menambahkan bahwa tantangan dalam ajang ini cukup besar karena diikuti peserta internasional dari universitas unggulan yang sudah terbiasa mengikuti konferensi dan seminar, baik dari dalam maupun luar negeri. “Tantangannya pasti, peserta lain juga pasti akan lebih baik, apalagi mereka punya jam terbang untuk mengikuti atau membuat riset, seminar. Tapi karena sudah bersungguh-sungguh dan diniatkan, alhamdulillah hasilnya membanggakan,” katanya.