Sebagai bentuk kontribusi nyata, mahasiswa melaksanakan tiga program utama yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program pertama adalah Gerakan Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat bertema “Kenali Risikonya untuk Cegah Penyakitnya” yang diikuti oleh 58 warga. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh penyuluhan mengenai hipertensi, diabetes melitus, dan asam urat, dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta kadar asam urat sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan edukasi yang diberikan oleh tim KKN.
Program utama berikutnya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi pengolahan madu menjadi produk permen bernilai jual. Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM, kader desa, serta masyarakat dalam pelatihan pembuatan permen madu, mulai dari proses produksi, teknik pengemasan, pelabelan produk, hingga strategi pemasaran. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi madu lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah ekonomi dan mampu meningkatkan daya saing UMKM Desa Ciburial.


