Ustadz Ceng Hasanudin Bunyamin menegaskan fondasi utama dalam beramal, yaitu kembali kepada tuntunan Nabi SAW. Mengambil Hadits Arbain ke-5, beliau mengingatkan bahwa segala sesuatu yang dimasukkan ke dalam agama dan bukan bagian darinya, akan tertolak. Sebaik apa pun tampilannya, tanpa dalil yang benar, tidak akan sampai kepada Allah.
KH. Rd. M. Hariri AA., M.A., selaku pemateri utama, mengingatkan bahayanya membiarkan keraguan menguasai hati. Jika hal yang sudah jelas kebenarannya terus dipertanyakan tanpa dasar yang kuat, maka akan lahir kegelisahan yang membuat jiwa tidak tenang dan langkah tidak mantap.
Beliau menjelaskan pula makna meneguhkan janji Allah di dalam hati. Ketika Allah telah berjanji dan waktunya telah ditetapkan, seorang mukmin harus tetap yakin. Tidak boleh goyah hanya karena belum terlihat secara langsung, karena iman itu meyakini yang ghaib sebelum menjadi nyata.


