Sahat menjelaskan jalan sehat ini bertujuan untuk mendekatkan Barantin, yang secara kelembagaan yang terintegrasi baru berumur satu tahun, dengan stakeholder eksternal diantara institusi terkait dan masyarakat.
Lebih lanjut, Sahat berharap agar masyarakat jangan sungkan untuk menyampaikan kritik dan masukan, secara santun dan sesuai prosedur. “Sebagai lembaga publik, tentunya kami tidak boleh alergi dengan kritikan, tetapi menjadikannya sebagai masukan yang membangun untuk mewujudkan lembaga yang kompeten, unggul, amanah, tangguh,” tambah Sahat
Sahat menyampaikan tanpa peran aktif masyarakat, pelaksanaan sistem karantina akan menjadi tantangan yang lebih besar, karena luasnya wilayah Indonesia banyak pintu pemasukan dan pengeluaran komoditas pertanian yang tidak resmi dan banyaknya produk pertanian dan perikanan yang dilalulintaskan baik didalam negeri maupun dari dan ke luar negeri.
