Menteri menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan Unisba dalam bidang teknologi ramah lingkungan. Menurutnya, reaktor plasma dingin memiliki potensi besar untuk mendukung pengelolaan sampah perkotaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pengembangan reaktor plasma dingin ini menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan. Kementerian siap mendukung penguatan riset dan penerapan teknologi agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unisba menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi dorongan bagi sivitas akademika untuk terus mengembangkan riset terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Inovasi reaktor plasma dingin merupakan wujud komitmen Unisba dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan melalui penguatan riset dan teknologi,” ungkapnya.


