Selain itu, Harits menuturkan bahwa bulan-bulan istimewa tersebut juga menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan ibadah, seperti memperbanyak puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, beristighfar, dan bersedekah sebagai bentuk evaluasi dan perbaikan kualitas keimanan.
Pada kesempatan tersebut, khutbah juga menyoroti keutamaan Hari Tasyrik yang berlangsung tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Menurutnya, Hari Tasyrik merupakan hari-hari yang memiliki banyak keutamaan dan sering kali luput dari perhatian umat Islam.
Ia menjelaskan bahwa Hari Tasyrik merupakan waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak zikir kepada Allah SWT melalui takbir, tahmid, tahlil, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan istighfar. Selain itu, Rasulullah SAW juga melarang umat Islam berpuasa pada hari-hari tersebut karena Hari Tasyrik merupakan hari makan, minum, dan bersyukur atas nikmat Allah SWT.


