Pendekatan ini penting karena keterampilan pemeriksaan kesehatan tidak cukup hanya dipahami secara teoritis. Kader perlu memperoleh kesempatan untuk melihat, mempraktikkan, dan memperoleh pendampingan ketika melakukan pemeriksaan. Melalui proses tersebut, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan Posbindu secara rutin.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, mahasiswa, serta rumah sakit jejaring. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim PKM FK Unisba, dengan melibatkan mahasiswa akademik dan profesi serta berkolaborasi dengan RS Al-Islam Bandung sebagai rumah sakit jejaring FK Unisba.
Dari Pelatihan Menuju Pelayanan Nyata
Pemberdayaan kader kemudian diterapkan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat. Pelayanan dilakukan dengan pola lima meja sebagaimana kegiatan Posbindu, sehingga kader dapat mempraktikkan keterampilan yang telah diperoleh dalam situasi pelayanan yang nyata.


