Pada meja pertama dilakukan pendaftaran dan penggalian keluhan masyarakat. Selanjutnya, meja kedua digunakan untuk pemeriksaan tinggi badan dan berat badan. Meja ketiga mencakup pemeriksaan tekanan darah, nadi, suhu, dan frekuensi pernapasan. Pada meja keempat dilakukan pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol. Sementara itu, meja kelima menjadi ruang konsultasi dan edukasi kesehatan.
Kegiatan pemeriksaan tersebut melibatkan 200 orang masyarakat Desa Cimekar. Pelayanan dilakukan oleh kader kesehatan Posbindu dengan pendampingan dokter spesialis saraf FK Unisba, mahasiswa akademik dan profesi FK Unisba, serta dukungan RS Al-Islam Bandung sebagai rumah sakit jejaring.
Model pelayanan seperti ini memberikan pengalaman langsung kepada kader bahwa Posbindu bukan sekadar tempat melakukan pengukuran kesehatan, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi dan komunikasi kesehatan. Pemeriksaan sederhana dapat menjadi pintu masuk untuk mengenali kondisi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala.


